MENGULAS fakta-fakta menarik tentang Purbalingga, kabupaten di Jawa Tengah yang dikunjungi calon presiden Ganjar Pranowo, pada Senin 30 Oktober 2023.
Setelah mengikuti haul ulama kharismatik KH Hisyam Abdul Karim, Ganjar Pranowo dan istrinya, Siti Atikoh, mengunjungi Desa Karangpucung untuk mengamati pertanian melon hidroponik yang dibudidaya warga.
Setelah melakukan peninjauan bersama Wakil Ketua Bidang Pertanian, Ganjar Pranowo melanjutkan dengan sesi makan bersama bersama seluruh warga Desa Karangpucung.
Dalam kunjungannya di Purbalingga, Ganjar dan Atikoh tampak sangat menikmati Kabupaten ini dan bahkan bersedia hadir dalam berbagai acara selama sehari penuh.
Namun, perlu diketahui bahwa Kabupaten Purbalingga memiliki fakta menarik yang mungkin menjadi alasan mengapa
Ganjar dan Atikoh tidak merasa lelah selama kunjungan tersebut.
Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Kabupaten Purbalingga!
5 Fakta Menarik tentang Kabupaten Purbalingga
1. Sejarah Asal-usul Nama Purbalingga
Kabupaten Purbalingga memiliki sejarah yang menarik terkait asal usul namanya. Ada beberapa versi sejarah yang berkaitan dengan nama Purbalingga.
Salah satunya menyatakan bahwa kata "Purbalingga" berasal dari gabungan dua kata, yaitu "purba" yang berarti kuno atau zaman dahulu, dan "lingga" yang merujuk kepada arca atau patung, yang memiliki makna objek pemujaan, terutama dalam kepercayaan Hindu.
Kata "lingga" sering kali merupakan singkatan dari "Siwalingga" yang merupakan simbol alat kelamin Batara Siwa dan melambangkan kesuburan.

Ganjar Pranowo
Versi lain mengaitkan nama ini dengan dua tokoh, Kyai Purbasena dan Kyai Linggasena, yang dianggap sebagai cikal bakal terbentuknya Purbalingga. Interpretasi nama Purbalingga ini mengindikasikan bahwa wilayah ini mengandung banyak warisan budaya dari masa purba.
2. Sentra Industri Bulu Mata Terbesar
Purbalingga dikenal sebagai pusat industri bulu mata palsu (eye-lash) dan juga rambut palsu atau wig, serta sanggul terbesar di Indonesia.
Sudah sejak belasan tahun lalu, Purbalingga menjadi sentra industri bulu mata palsu dan produk rambut palsu terbesar di Tanah Air.
Pasar terbesar untuk produk-produk ini adalah Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.
Keunggulan Purbalingga terletak pada produksi yang berbasis keterampilan tangan (handmade), menghasilkan produk bulu mata palsu dengan kualitas tinggi.

Meskipun bersaing dengan produsen serupa dari Tiongkok yang menawarkan harga lebih rendah, Purbalingga tetap unggul dalam hal kualitas produknya.
Dengan demikian, produk bulu mata palsu dari Purbalingga memiliki daya saing tinggi di pasar global.
BACA JUGA:
3. Kuliner Khas yang Menarik
Kabupaten Purbalingga memiliki beragam kuliner khas yang menarik. Salah satunya adalah mendoan, yang merupakan camilan berbahan dasar tempe.
Proses pembuatan mendoan dimulai dari pembuatan tempe itu sendiri, sehingga mendoan Purbalingga memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dari mendoan lainnya.
Selain itu, terdapat pabrik permen Davos yang terkenal sejak tahun 1991. Oleh-oleh khas lainnya adalah kacang mirasa, yang memiliki tampilan gosong mirip kacang kulit pedesaan namun memiliki rasa yang membuat ketagihan.
Ada juga sroto, variasi soto khas Purbalingga dan Banyumas, yang memiliki perbedaan dalam sambal kacang yang pedas dan cita rasa ketupat. Kuliner khas lainnya meliputi buntil, sate Blater, es durian, dan kue nopja.