SEORANG influencer kebugaran bernama Beatriz Amma belum lama ini menghebohkan publik dengan kejadian yang telah ia alami. Wanita berusia 23 tahun itu melakukan suntik untuk membakar lemak agar mendapatkan tubuh yang ideal. Namun siapa sangka ternyata tanpa dia sadari hal itu adalah awal mula terjadinya malapetaka untuk dirinya.
Bekas suntikan yang telah ia lakukan justru meninggalkan suatu penyakit pada tubuhnya, yang mengakibatkan saat ini tubuhnya habis digrogoti penyakit tersebut.

“Saya memiliki semua bekas luka ini di kulit saya," kata Amma, dikutip dalam laman New York Post, Selasa (24/10/2023).
BACA JUGA:
Menurut pengakuannya pada bagian yang telah disuntik, dokter mengkonfirmasi bahwa Amma tertular Mycobacterium abscessus, suatu infeksi bakteri yang menyebabkan lesi kulit yang bernanah dan menyakitkan. Hal itu disebabkan karena hasil dari asam deoksikolat yang disuntikkan secara tidak benar.
Tidak hanya itu, yang membuat Amma juga tidak menyangka adalah tempat ia melakukan suntik juga terlihat sangat bersih, aman, dan juga profesional sehingga membuat dirinya berani melakukan tindakan itu ditempat tersebut. Sampai akhirnya salah seorang petugas disana pun memberikan sampel botol obat yang akan digunakan sebelum melakukan tindakan kepada Amma.
Atas kejadian tersebut kondisi Amma kini belum pulih sepenuhnya. Bahkan dirinya merasak kesakitan sehingga ia pikir ia akan mati malam itu juga.
“Saya tidak bisa bertahan lagi,” ucap Amma.
BACA JUGA:
Akibat peristiwa tersebut, Amma saat ini telah menjalani beberapa operasi untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi dan bertahan selama enam jam antibiotik IV setiap hari. Sehingga hal itu juga yang membuat Amma merasa kehilangan begitu banyak kesempatan dalam hidupnya yang ia sia-sia kan.
Impiannya untuk menjadi influencer kebugaran dan bepergian mengenakan bikini, hal itu pupus begitu saja hingga ia berusaha mengembalikan tubuhnya ke kondisi semula kembali. Meskipun dokter yang menanganinya mengatakan kalau bekas luka itu akan Amma miliki selamanya.
Kini Amma lebih fokus menyebarkan sikap positif pada tubuh dan kesadaran akan penyakit yang menurutnya tak nyaman dipandang tersebut. Ia ingin setiap orang bisa merasa cantik meski dipandang berbeda.
"Saya berada di tahun ketiga dan ini masih belum berakhir. Saya tidak pernah berpikir bahwa sesuatu yang begitu sederhana hampir bisa merenggut nyawa saya dan membuat saya masih berjuang untuk hidup saya," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.