Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Isi Kuliah Umum di Poltekpar Bali, Sandiaga Ajak Mahasiswa Tinggalkan Kemasan Plastik

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 11 Oktober 2023 |11:47 WIB
Isi Kuliah Umum di Poltekpar Bali, Sandiaga Ajak Mahasiswa Tinggalkan Kemasan Plastik
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: IG/@poltekparbali)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengisi kuliah umum di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali. Kuliah umum itu mengangkat tema 'Tourism and Green Investment" sebagai bagian dari event World Tourism Day.

Dalam kuliahnya, Sandiaga mengedukasi para mahasiswa agar mulai meninggalkan kemasan makanan dan minuman berbahan plastik.

Hal itu penting dilakukan demi menjaga lingkungan agar bersih dari sampah plastik yang sulit terurai.

"Melalui kuliah umum ini, saya mengajak mahasiswa untuk tetap menjaga lingkungan di sektor pariwisata dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan," kata Sandiaga, dikutip dari akun Instagram-nya, @sandiuno, Rabu (11/10/2023).

Menurut Sandiaga, gerakan meninggalkan segala kemasan berbahan plastik secara diharapkan mampu mendongkrak citra pariwisata yang ramah lingkungan.

Menparekraf Sandiaga Uno

(Foto: IG/@poltekparbali)

"Hal ini tentu harus menjadi inovasi baru bagi para mahasiswa untuk menciptakan pariwisata yang berkualitas dan dapat menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan," tandasnya.

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno mengakui jika sampah masih jadi masalah serius pagi pelaku pariwisata di Indonesia.

Sebagaimana yang dialami turis asal Amerika Serikat (AS) yang mengungkapkan kekecewaannya saat berwisata ke Pulau Bali beberapa waktu lalu.

Di mana sang bule malah dipaksa bersnorkeling oleh tourguide di perairan Nusa Penida yang dipenuhi sampah berbahan plastik.

Padahal, kawasan ini merupakan salah satu spot terfavorit para wisatawan lokal dan mancanegara saat berkunjung ke Pulau Dewata.

Menurutnya, khusus di wilayah Bali saja, terdapat 1,6 juta ton sampah yang dihasilkan setiap tahunnya dan 20 persennya merupakan sampah plastik.

"Oleh karena itu, beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan Chandran Nair, Founder & CEO Global Insitute for Tomorrow (GIFT) untuk membahas mengenai upaya mengatasi permasalahan sampah plastik," ujarnya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement