Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rahasia Jitu Ganjar Pranowo Turunkan Angka Stunting Jateng, Indonesia Selanjutnya!

Royandi Hutasoit , Jurnalis-Minggu, 08 Oktober 2023 |19:52 WIB
Rahasia Jitu Ganjar Pranowo Turunkan Angka Stunting Jateng, Indonesia Selanjutnya!
Ganjar Pranowo. (Foto: MNC)
A
A
A

SALAH satu fokus utama dari Calon Presiden Ganjar Pranowo saat menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah adalah menurunkan angka stunting. Hal tersebut menjadi komitmen yang ditekankan Ganjar dalam merealisasikan program kerja ini sampai ke pelosok daerah.

Setidaknya ada 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menjadi fokus utama program kerja dari Ganjar Pranowo, di antaranya Banyumas, Blora, Banjarnegara, Brebes, Cilacap, Purbalingga, Pemalang, Purworejo, Rembang, Sragen, Wonosobo, Wonogiri, Demak, Grobogan, Klaten, Kebumen, dan Magelang.

 Ganjar

Stunting sendiri adalah masalah gizi kronis yang terjadi dikarenakan kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu penjang yang mengakibatkan pertumbuhan yang terganggu pada anak. Baik pertumbuhan fisik maupun perkembangan otak dan motorik. Biasanya, stunting sendiri mulai terjadi saat anak masih berada di dalam kandungan. Namun, gejalanya baru terlihat saat sang anak masuk dalam usianya yang ke dua tahun.

Ganjar sendiri sangat fokus terhadap masalah ini dikarenakan pernyataan Kemenkes yang menyatakan bahwa stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia.

Untuk mengatasi permasalahan stunting ini Ganjar menggulirkan program-program seperti Jo Kawin Bocah, JateNG GayeNG NginceNG woNG meteNG (5Ng), melakukan pengukuhan tim percepatan penurutan stunting, menyalurkan beras fortifikasi, memberi tugas kepada kepala desa agar menjadi bapak asuh, dan membuat rumah penitipan khusus anak stunting.

 BACA JUGA:

“Jadi ada program yang memperhatikan ibu-ibu hamil. ‘Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng’ itu merupakan program untuk memeriksakan anak sejak awal lalu memberikan asupan gizi yang baik kepada si anak, melakukan kontrol terhadap sang anak terus menerus, dan juga mengontrol si anak dari lahir sampai dapat diberikan ASI Ekslusif”, jelas Ganjar.

Keberhasilan mantan Gubernur Jawa Tengah ini dalam menekan stunting sudah terlihat melalui data yang dihitung dan dilaporkan oleh Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), angka stunting di Jawa Tengah pada tahun 2018 berada pada angka 24,4 persen.

 BACA JUGA:

Penurunan yang signifikan terlihat dari tahun ke tahun. Dimana pada tahun 2019 terjadi penururunan ke angka 18,3 persen. Pada tahun 2020 turun lagi ke angka 14,5 persen. Kemudian pada tahun 2021 turun menjadi 12,8 persen. Dan pada tahun 2022 turun lebih dari setengah jika dibandingkan pada tahun 2018 menjadi 11,9 persen.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement