4. Obat-obatan
Dikutip dari Antara, faktor keempat adalah obat-obatan. Beberapa obat, termasuk obat untuk kanker, tekanan darah tinggi, depresi, dan radang sendi, dapat menyebabkan kerontokan rambut sebagai efek samping.
5. Stres
Faktor terakhir yang paling sering dialami banyak orang adalah stres. Tingkat stres fisik atau emosional yang tinggi dapat menyebabkan kerontokan rambut sementara. Hal ini sering disebut sebagai telogen effluvium.
Stres dapat mengganggu produksi ini dan juga siklus pertumbuhan rambut sehingga menyebabkan kondisi telogen effluvium, yang menjadi penyebab jumlah rambut rontok berlebihan.
Selain itu, stres juga dapat membuat rambut beruban. Para ilmuwan menjelaskan bahwa pigmen melanin diproduksi oleh sel yang disebut melanosit dan bertanggung jawab untuk memberi warna pada rambut.
Tak hanya berdampak pada rambut, stres dikenal dapat menjadi pemicu gangguan kesehatan lainnya, seperti kesehatan mental, hingga fisik seperti munculnya jerawat dan lain-lain.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.