Imma pun mengatakan pasien tersebut selalu memgonsumsi minuman berenergi tersebut setiap hari selama bertahun-tahun. Alhasil, pasien tersebut sudah mengalami gagal ginjal di usia yang baru 20 tahunan.
Imma menegaskan agar masyarakat bisa menyayangi ginjal dan kesehetan mereka dengan mengubah pola hidup. Salah satunya mengurangi minuman perasa termasuk minuman berenergi yang bisa merusak ginjal.
“Sering-sering minum air putih, hindari minuman-minuman berwarna, bersoda. Ginjal tuh sukanya air putih agar menyaringnya tidak susah,” papar Imma.
(Dyah Ratna Meta Novia)