SEBANYAK 360 wisatawan masuk ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pascakebakaran hebat. Pada Selasa kemarin pembukaan perdana usai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinyatakan padam akhir pekan lalu.
Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani mengatakan, sejauh ini hingga Selasa siang ada 360 wisatawan yang telah memesan tiket melalui laman tautan http://bookingbromo.bromotenggersemeru.org.
"Total 360 pengunjung, untuk yang 245 wisatawan domestik nusantara dan 115 wisatawan asing atau mancanegara," ucap Septi Eka.
Sementara itu, pada sistem pemesanan dan pengecekan barang-barang, Septi kembali mengingatkan agar pengunjung mengisi sesuai dengan apa yang dibawa dengan di sistem pemesanan online.
Termasuk beberapa aturan di sistem pemesanan online juga sudah ditekankan, kepada pengunjung.
"Dalam sistem booking online dan medsos kami, telah disampaikan aturan-aturan dalam beraktivitas di kawasan TNBTS," ucapnya.
Septi mengimbau agar wisatawan juga membaca papan-papan peringatan dan informasi yang sudah terpasang sejak pintu masuk, hingga jalur-jalur wisata yang dilalui oleh pengunjung.
"Mohon bisa dibaca, diperhatikan dan diikuti apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan, apa yang boleh, dan tidak boleh dibawa ke dalam kawasan TNBTS," tegasnya.
Pihaknya tak menginginkan keteledoran wisatawan kembali berdampak pada kebakaran kawasan taman nasional. Sebab hal ini tentu tidak hanya merugikan wisatawan itu sendiri, tetapi masyarakat yang menggantungkan diri pada Wisata Gunung Bromo ini.
"Mohon bisa selalu waspada, dan menjadikan kebakaran kemarin sebagai pelajaran bagi kita bersama," tuturnya.