Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Gila dan Sadis Ubasute Buang Orangtua ke Hutan lalu Dibiarkan Meninggal di Jepang

Salwa Izzati Khairana , Jurnalis-Senin, 11 September 2023 |00:03 WIB
Tradisi Gila dan Sadis Ubasute Buang Orangtua ke Hutan lalu Dibiarkan Meninggal di Jepang
Ilustrasi ubasute, tradisi buang orang tua ke hutan di Jepang. (Foto: Ancient-Origins)
A
A
A

JEPANG memiliki beragam tradisi budaya, bahkan ada yang tergolong sadis. Contohnya Ubasute, tradisi membuang orang tua atau kerabat ke hutan atau tempat terpencil dan dibiarkan di sana sampai mati.

Tradisi ini mungkin terdengar aneh sekarang, tapi diyakini pernah terjadi di masa lalu dan melegenda dalam cerita rakyat Jepang.

 BACA JUGA:

Ubasute memang tak dipraktikkan lagi di zaman modern. Tapi, disebut-sebut bahwa sekarang tradisi ini mau dihidupkan lagi dalam bentuk berbeda.

Ubasute juga dikenal sebagai obasute berarti meninggalkan seorang wanita tua. Ada pula sebagai oyasute yang diartikan menjadi meninggalkan orang tua.

Ubasute adalah jenis senisida (pembunuhan orang tua) di mana orang tua ditinggalkan di gunung atau tempat terpencil lainnya untuk mati.

 BACA JUGA:

Hutan lebat di dekat kaki barat laut Gunung Fuji, dikenal sebagai Aokigahara (juga dikenal sebagai Jukai yang berarti Lautan Pohon), salah satu tempat yang dianggap begitu populer untuk ubasute di masa lalu.

Dikisahkan dalam cerita rakyat Jepang, terlepas dari kenyataan bahwa cerita-cerita ini tampaknya tentang orang tua yang ditinggalkan.

Mereka sebenarnya dimaksudkan untuk menginspirasi kesalehan anak dan mencegah orang untuk meninggalkan orang tua mereka yang sudah lanjut usia.

Ubasuteyama yang diartikan menjadi Gunung Ubasute, salah satu cerita ubasute yang paling terkenal. Dalam cerita rakyat ini, seorang ibu tua dibawa ke gunung oleh putranya dengan maksud untuk meninggalkannya.

Terlepas dari kenyataan bahwa dia sadar akan apa yang dilakukan putranya, sang ibu tetap peduli padanya dan menyebarkan ranting-ranting yang patah di tanah untuk membantunya menuruni gunung.

 Ilustrasi

Cerita ini menekankan cinta seorang ibu untuk anak-anaknya. Kemudian dengan sendirinya merupakan argumen yang kuat dalam melawan ubasute.

Sementara itu, banyak yang percaya bahwa praktik ini sepenuhnya tidak benar, beberapa mengeklaim Ubasute memengaruhi pembentukan Hutan Bunuh Diri yang ikonik di Jepang.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement