Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cara Membedakan Ciri Rambut Rontok Normal dan Abnormal

Grace Moniq Teresia , Jurnalis-Kamis, 31 Agustus 2023 |16:01 WIB
5 Cara Membedakan Ciri Rambut Rontok Normal dan Abnormal
Masalah kerontokan rambut, (Foto: Freepik)
A
A
A

RAMBUT rontok sudah jadi salah satu masalah rambut paling familiar yang dialami banyak orang, baik wanita atau pun pria.. Meski rambut rontok suatu kondisi umum yang terjadi pada semua orang, namun jika terjadi secara terus-menerus merupakan suatu hal yang tidak normal dan juga bisa menyebabkan kebotakan secara perlahan.

Masalah kerontokan rambut, sebaiknya jangan dianggap sepele. Kehilangan sekitar 100 helai rambut per hari adalah batas normal. Tapi ingat, ada juga kerontokan yang sudah dianggap tak normal. Lantas bagaimana cara mengetahui, apakah rambut Anda tergolong rontok kategori normal atau tidak normal? Simak paparannya, dilansir dari Times Of India, Kamis (31/8/2023)

1. Amati sisir rambut dan lihat di saluran pembuangan: Saat menyisir rambut perlahan dan seyaman mungkin, jangan terlalu memaksa rambutt saat menyisir karena bisa menyebabkan kerontokan. Sisirlah rambut dengan lembut setelah keramas.

Ketika mandi, coba lihat dan amati setiap hari seberapa banyak rambut yang rontok di saluran pembuangan air. Jika tidak terlalu banyak berarti rambut rontoknya masih normal, tetapi jika dari hari ke hari justru makin banyak, artinya Anda mengalami kerontokan rambut yang berlebihan.

2. Lambat tumbuh: Semakin bertambahnya usia, maka kekuatan rambut juga perlahan akan berkurang. Selain itu, pada pertumbuhan rambut mulai menurun, sehingga rentan menyebabkan kerontokan dan kebotakan, jika tidak mendapat perawatan yang tepat.

 BACA JUGA:

3. Kurang gizi: Apabila Anda kekurangan vitamin B dan protein, maka kekuatan pada rambut akan berkurang, selain menyebabkan rambut menjadi rapuh maka pertumbuhan pada rambut pun akan terlambat.

4. Kondisi medis: Rambut rontok yang tiba-tiba atau parah bisa jadi merupakan tanda adanya kondisi medis yang mendasarinya, seperti ketidakseimbangan hormon, masalah tiroid, atau alopecia.

5. Pantau rambut yang menipis: Seiring berjalannya waktu, penipisan rambut terjadi di bagian ubum-ubun atau pelipis, bisa menjadi indikasi alopesia androgenetic, jika Anda khawatir dalam hal ini. Disarankan untuk konsultasi ke dokter kulit.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement