Namun karena material terebut, para ahli sejarah menduga Candi Cetho sudah ada sebelum masa Kerajaan Majapahit.
Karena pada saat itu, Kerajaan Majapahit dibangun menggunakan bata merah dan reliefnya juga cenderung lebih kompleks dan detail dibandingkan dengan relief yang ditemukan di Candi Cetho.
3. Tempat bertapa
Pembangunan candi ini berfungsi sebagai tempat pertapaan bagi kalangan penganut kepercayaan asli Jawa/Kejawen.
Candi Cetho (Foto: IG/@havisd_)
Berdasarkan prasasti yang bertuliskan aksara Jawa pada dinding mengungkapkan, candi ini dibangun sebagai tempat peruwatan atau tempat untuk melepaskan diri dari kutukan.
4. Mitos arca Candi Cetho
Arca garuda dan kura-kura pada Candi Cetho dimaksudkan untuk menjelaskan cerita Samudramanthana dan Garudeya yang berkisah tentang kutukan dan pembebasannya.
Sedangkan archa phallus dan vagina dapat ditafsirkan sebagai lambang penciptaan atau dalam hal ini adalah lahirnya kembali setelah dibebaskan dari kutukan.