TRUNCATE-TB diteliti sejak Maret 2018 dengan melibatkan 1.179 subjek yang telah diskrining, dan 675 diantaranya telah terdaftar uji klinis itu. Penelitian ini melibatkan sejumlah peneliti dari sejumlah universitas di Indonesia serta beberapa universitas internasional seperti National University of Singapore.
"TRUNCATE-TB telah diteliti di 18 lokasi yang tersebar di India, Thailand, Uganda, Filipina, dan Indonesia," tambah Erlina.
Dokter Erlina menyebut TRUNCATE-TB memiliki efektivitas yang sama dengan obat TBC sensitif pada umumnya. Hanya saja melakukan strategi dengan mengubah komposisi obat dengan menggunakan Bedaquiline, Linezolid, Isoniazid, Pirazinamid, dan Etambutol.
"Efikasinya adalah pasien merasa lebih nyaman. Dari segi keamanan angka insidensi kejadian tidak diinginkan tidak banyak, sehingga kesimpulannya adalah ini merupakan strategi baru dan sama efektifnya serta lebih diterima oleh pasien," tutup Erlina.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.