Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapan Perawatan Anti-Penuaan Sebaiknya Dimulai? Ini Jawaban Dokter Kecantikan

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 18 Juli 2023 |17:53 WIB
 Kapan Perawatan Anti-Penuaan Sebaiknya Dimulai? Ini Jawaban Dokter Kecantikan
Perawatan anti-penuaan (Foto: Freepik)
A
A
A

DOKTER Spesialis Kulit dan Kelamin yang berfokus di bidang kecantikan dr. Dikky Prawiratama, M.Sc., Sp.KK menyarankan untuk melakukan perawatan anti-aging (antipenuaan) saat seseorang memasuki usia awal 30-an.

"Biasanya kalau memang untuk target anti-aging, akan saya sarankan itu pada awal 30-an sudah mulai diaplikasikan. Jadi, biar lebih bertahan lama saja," kata dokter lulusan Universitas Gadjah Mada itu.

 perawatan wajah

Dikutip dari Antara, Dokter Dikky menjelaskan, pada dasarnya manusia dalam setiap tahapan usia akan selalu mengalami proses penuaan. Akan tetapi, tubuh mampu mengompensasi proses penuaan hingga usia awal 20-an.

Setelah usia 30-an, biasanya permasalahan-permasalahan kulit mulai banyak bermunculan seperti kulit kendur, kulit berkerut, masalah pigmentasi kulit, dan sebagainya.

"Di sini maksudnya adalah sampai kapan tubuh itu mampu mengompensasi. Kompensasi ini biasanya terjadi itu sampai umur 20-an awal (kondisi kulit) masih oke. Usia 20-an awal, pesta sepanjang hari, besok kulitnya masih oke. Sekarang usia segini (30-an), begadang sedikit besoknya jerawatan," kata Dikky.

 BACA JUGA:

Dikutip dari Antara, dalam merawat kesehatan dan kecantikan kulit wajah, Dokter Dikky selalu menekankan pentingnya penerapan tiga pilar antara lain melakukan pembersihan, menggunakan pelembab, dan melindungi kulit dengan tabir surya. Pembersihan wajah dapat menggunakan produk dalam berbagai jenis sediaan seperti cleansing balm hingga facial wash.

 BACA JUGA:

Dokter Dikky menyarankan menggunakan pelembap yang mengandung ceramide. Namun rangkaian perawatan kulit paling dasar (basic skincare) tersebut tidak akan efektif apabila kulit kekurangan nutrisi, apalagi jika seseorang hanya mengonsumsi makanan dengan gizi yang tidak seimbang.

Oleh sebab itu, di samping tiga pilar perawatan kulit mendasar, Dokter Dikky menyarankan untuk melakukan perawatan tambahan lain salah satunya dengan memberi "makanan" secara langsung pada kulit melalui tindakan injeksi mesoterapi.

"Selain tiga pilar ini, kalau dirasa kita ada pigmentasi (misalnya), mungkin kita harus memilih bahan-bahan dengan kandungan untuk pencerah misalnya bisa glutation, vitamin C atau asam askorbat, asam traneksamat, kan mulai banyak banget di skincare (dalam sediaan oles). Atau kalau mau lebih instan, bisa dilakukan dengan terapi mesoterapi," katanya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement