Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Hal yang Dianggap Tabu di Jepang, tapi Lazim Terjadi di Indonesia

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Selasa, 04 Juli 2023 |21:00 WIB
10 Hal yang Dianggap Tabu di Jepang, tapi Lazim Terjadi di Indonesia
Wanita Jepang berpakaian kimono saat perayaan Hari Kedewasaan. (Foto: BBC)
A
A
A

7. Bersiul di malam hari

Menurut kepercayaan orang Jepang, bersiul pada malam hari dapat mengundang ular. Selain itu, pada zaman dahulu, bersiul merupakan alat komunikasi para penjahat. Oleh karena itu, kita dilarang bersiul pada malam hari di Jepang.

8. Angka 4 dan 9

Di Jepang, angka 4 dan angka 9 dianggap sebagai angka yang buruk dan tabu. Hal ini karena dalam bahasa Jepang angka 4 disebut sebagai "Shi" yang artinya kematian dan angka sembilan disebut sebagai "ku" yang artinya penderitaan. Oleh karena di Jepang tidak ada orang yang memberi sesuatu dengan jumlah empat atau sembilan.

 

9. Memberi hadiah uang di pernikahan

Saat menghadiri pernikahan, di Jepang kita dilarang memberikan hadiah berupa uang sebesar 20.000 yen. Hal ini karena uang 20.000 yen di Jepang dianggap sebagai pertanda buruk dalam pernikahan. Oleh karena itu, jika ingin memberi hadiah uang sebaiknya berjumlah 30.000 atau 50.000 yen.

10. Memberi bunga dalam pot

Saat menjenguk orang sakit di Jepang, kita dilarang membawakan bunga sekaligus potnya. Hal ini karena bunga yang masih berada dalam pot masih berakar yang menandakan bahwa kita mengharapkan orang tersebut tetap berada di rumah sakit. Oleh karena itu, cukup memberikan bunganya saja.

Itulah 10 hal yang dianggap tabu di Jepang.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement