Wiwiek juga menyatakan bahwa Surabaya Vaganza menjadi salah satu upaya pemkot dalam rangka memantik industri pariwisata di Kota Pahlawan agar bisa terus bergerak.
"Jadi tidak hanya sekadar bikin acara setelah itu selesai, tapi setelah itu bagaimana menjadi pemicu bahwa industri pariwisata bisa terus bergerak," ucapnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, M. Fikser memaparkan setiap selesai suatu kegiatan pihaknya melakukan evaluasi untuk menyajikan kegiatan, termasuk terkait dengan Surabaya Vaganza, yang lebih baik pada masa mendatang agar dapat dinikmati seluruh elemen masyarakat secara tertib dan lancar.

"Dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya, itu tidak bisa dinikmati karena berjubel sehingga kami coba atur dengan barrier (pembatas) agar lebih tertib, agar warga tidak hanya berkumpul pada satu titik sehingga didorong bisa merata," kata dia.
Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang akan terganggu aktivitas mereka dengan adanya ajang tersebut. Saat berlangsung acara, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi rute parade Surabaya Vaganza akan dialihkan ke jalan lain.
"Kami mohon maaf kepada warga Surabaya ada agenda Surabaya Vaganza karena akan ada akses jalan warga yang harus kami tutup," katanya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.