"Ke depannya ini yang akan kita coba untuk diangkat kembali, wisata heritage yang selama ini telah banyak terlupakan menjadi Kota Tua yang bernilai sejarah. Tur ini bertujuan untuk mengembangkan dan menata kawasan perkotaan, agar lebih terarah tanpa meninggalkan nilai-nilai sejarahnya," ujarnya.
Setelah menyamakan persepsi dengan perangkat daerah, kata dia pula, nantinya akan banyak hal yang perlu dilakukan untuk mengedukasi pemandu serta para pelaku wisata lain dalam upaya mengenalkan Kota Tua Sabang kepada wisatawan.
Apabila seluruh aspek terorganisir dengan baik, kata dia, perlahan Kota Tua dapat disuguhkan kepada para penikmat wisata dalam bentuk tur dan pengenalan lebih lanjut terkait sejarah, dengan latar belakang gedung-gedung tua, taman dan lampu-lampu, yang mengusung konsep sejarah.
"Ini tentu akan sangat mendorong potensi wisata di Kota Sabang, para tour guide akan dapat menjual paket paket wisata Kota Tua atau wisata heritage kepada para tamu. Kami yakin dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari masyarakat Kota Sabang, mudah-mudahan hal ini dapat kita wujudkan," jelas Reza.
(Rizka Diputra)