Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Penyakit Anak yang Perlu Diwaspadai Pasca-Lebaran!

Kevi Laras , Jurnalis-Kamis, 27 April 2023 |17:30 WIB
4 Penyakit Anak yang Perlu Diwaspadai Pasca-Lebaran!
Anak sakit (Foto: Icare ER)
A
A
A

ANAK menjadi salah satu bagian keluarga yang cukup rentan mengalami sakit atau tertular penyakit tertentu. Mengingat baru saja kita melewatkan momen lebaran Idul Fitri, maka ada beberapa penyakit berisiko dialami pada anak karena mereka kecapekan merayakan lebaran maupun ikut mudik ke kampung halaman.

dr Himawan Aulia Rahman, SpA, Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan, ada empat penyakit bisa saja muncul setelah lebaran seperti Covid-19, flu, batuk, serta campak.

 anak pilek

Keempat penyakit ini, umum terjadi karena penularannya melalui saluran pernafasan. Virus lewat dari orang ke orang, juga makanan yang dikonsumsi bersamaan orang banyak kala lebaran.

"Jadi memang yang lebih beresiko atau terjadi saat ini (pasca lebaran) itu covid-19, batuk, pilek dan juga penyakit lain yang bisa ditularkan melalui saluran pernafasan atau droplet, atau melalui makanan seperti campak itu bisa berisiko bisa meningkat kembali pada saat pasca lebaran," jelas dr Himawan dalam Webinar 'Penyakit Apa Saja Dialami Pasca Lebaran' secara online, Kamis (27/4/2023).

"Lebih beresiko itu terjadi pada saat ini atau pasca lebaran dari penyakit-penyakit yang menularnya apabila adanya orang banyak atau berkumpul satu tempat atau penularan dari orang ke orang langsung dari banyak orang berkumpul, bisa memicu penyakit infeksi yang menularnya lewat droplet atau saluran nafas seperti covid-19 atau salesma seperti batuk pilek biasa," sambungnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) bahwa pasca-lebaran anak biasa alami sakit selesma. Penyakit yang terjadi karena adanya penularan virus dari kerumunan, yang mana momen Idul Fitri jadi waktu berkumpul bersama keluarga.

 BACA JUGA:

Ditambah, kondisi anak mengalami kecapean atau lelah akibat aktivitas selam Idul Fitri, memicu mudah terinfeksi penyakit atau virus. "Itu mengakibatkan anak kurang tidur menurunkan daya tahan tubuh bisa kena selesma atau batuk pilek karena kecapean," ujar dr Piprim.

 BACA JUGA:

Perlu diketahui, batuk pilek juga bagian atau gejala dari Covid-19, sehingga perlu diwaspadai. Berikut gejala batuk pilek secara umumnya, muncul 1-3 hari setelah terpapar virus. Gejalanya sama pada orang dewasa dan anak-anak.

Terkadang gejala bertahan lebih lama pada anak-anak, gejala biasanya muncul meliputi: pilek (hidung tersumbat) atau berair, sakit tenggorokan, batuk. Kemudian, juga disertai nyeri badan atau otot, sakit kepala ringan, bersin, suhu yang meningkat, tekanan di telinga dan wajah Anda, dan kehilangan rasa dan bau.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement