Pada umumnya, angpao muncul pada saat ada pertemuan masyarakat atau keluarga seperti pernikahan, ulang tahun, masuk rumah baru, hari raya seperti tahun baru Imlek, memberi bonus kepada pemain barongsai, beramal kepada guru religius atau tempat ibadah, dan sebagainya.
Masyarakat Tionghoa percaya, bahwa angpao melambangkan kegembiraan dan semangat yang akan membawa nasib baik. Di mana warna merah angpau mengisyaratkan ungkapan serta harapan keberuntungan, dan mengusir energi negatif.

Tak hanya sekadar memberikan uang, salam tempel juga syarat akan filosofi di dalamnya. Di aman bagi banyak orang tua, memberi anak uang tunai adalah cara yang menyenangkan untuk memperkenalkan dasar-dasar pendidikan keuangan dan tanggung jawab.
Serta memberi mereka kebebasan untuk memilih kapan dan bagaimana mereka membelanjakan atau menyimpannya.
(Salman Mardira)