Salah seorang sejarawan, Dolly Jorgensen mengatakan, kebanyakan orang (Vatikan) berpikir bahwa adanya larangan memakan hewan tertentu bisa membedakannya antara hewan mamalia, burung dan ikan. Sebenarnya, larangan itu tentang hewan darat dan hewan air.
"Hewan yang menghabiskan waktunya di air memenuhi syarat sebagai spesies akuatik dan dapat dimakan selama masa Pra Paskah," katanya.

Sementara itu Capybara bukan satu-satunya hewan yang disebut ikan. Berang-berang juga disebut orang Vatikan sebagai ikan dan dapat dimakan oleh umat Katolik.
Meskipun kehidupannya tidak pernah lepas dari air, namun sejatinya Capybara adalah jenis hewan pengerat bukan ikan seperti yang dianggap oleh orang-orang Vatikan.
(Salman Mardira)