“Sebab, pertama itu (bikin) kelebihan gula dan kelebihan garam karena oralit itu didesain takarannya, lalu volume dan komposisinya untuk orang yang dehidrasi akut," jelasnya panjang lebar.
Terkait menjalankan puasa, walau tidak minum air sedikipun dalam kurun waktu hingga belasan jam, dr. Tan menegaskan puasa tidak menyebabkan seseorang jadi mengalami dehidrasi akut.
"Itu adalah rehidrasi (minum oralit) pada kasus tertentu orang-orang yang mengalami dehidrasi akut, contohnya diare bukan hanya air saja yang keluar tapi lainnya juga. Puasa itu bukan dehidrasi akut atau kelaparan akut, itu perlu diingat," tegas dr. Tan
(Rizky Pradita Ananda)