Dalam satu tahun, jumlah wisatawan yang berkunjung ke desa ini bisa mencapai dua juta orang, dengan sebagian besar wisatawan datang ke Hakuba saat musim dingin karena mereka dapat menikmati berbagai olahraga musim dingin, seperti bermain ski, snowshoe, snowmobile dan juga snowrafting.
Meski demikian, wisatawan juga bisa menikmati banyak aktivitas di daerah ini selama musim semi, musim panas, dan musim gugur, karena mereka juga menawarkan wisata tracking, bermain gondola, balon udara, paraglider, aktivitas kerajinan tangan, memasak, dan lain sebagainya.
Julukan 'kuda putih'
Hakuba dijuluki 'kuda putih' karena desa tersebut memiliki deretan pegunungan yang membentang layaknya sekumpulan kuda. Desa Hakuba sendiri berada di kaki bukit bagian timur Pegunungan Hida.
(Foto: Asosiasi Pariwisata Desa Hakuba)
Selain Pegunungan Hida, wisatawan yang berkunjung ke desa ini juga bisa menikmati pemandangan Pegunungan Alpen Utara di Jepang yang tingginya mencapai 3.000 meter dari permukaan laut (mdpl).
Pegunungan itu disebut Pegunungan Alpen Utara karena menyerupai Pegunungan Alpen di Swiss, dengan ciri khas bagian puncaknya yang tampak runcing.
Selain itu, pada musim panas, banyak wisatawan berkunjung ke Desa Hakuba untuk melakukan pendakian karena desa tersebut menjadi titik awal rute pendakian ke sejumlah pegunungan lain, seperti Gunung Shirouma dan Gunung Goryu, dua dari seratus gunung terkenal di Jepang.
Karena daerah lembah di sekitarnya memiliki curah salju tahunan hingga lebih dari 11 meter, wilayah lembah di Desa Hakuba menawarkan banyak resor ski, salah satunya adalah Resort Ski Hakuba 47, Resort Ski Goryu dan Resort Ski Hapone yang menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang ingin bermain ski.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.