SKRINING kanker payudara atau tes mamografi dilakukan untuk mendeteksi ada atau tidaknya sel kanker di payudara. Pemeriksaan ini termasuk dalam tindakan preventif yang disarankan bagi semua perempuan, khususnya perempuan dengan riwayat keluarga kanker payudara.
Menjadi pertanyaan sekarang, kapan waktu ideal tes mamografi jika punya riwayat keluarga kanker payudara?

Menurut Dokter Adityawati G. M.Biomed dari MRCCC Siloams Hospitals Semanggi, tes mamografi tidak diperuntukkan untuk perempuan remaja atau masih produktif.
"Jadi, kalau seorang perempuan berusia 17 tahun misalnya dan dia tahu mamanya punya kanker payudara, ya, kami tidak rekomendasikan tes mamografi," kata dr Dita, sapaan akrabnya, saat ditemui di MRCCC Siloams Hospitals Semanggi.
"Kalau dia mau USG payudara, itu bisa dilakukan pada perempuan muda. Tapi, kalau tes mamografi, kami rekomendasikan dimulai pada usia 35 tahun ke atas," tambahnya.
Ini berkaitan dengan anatomi payudara. Ya, pada payudara perempuan muda atau produktif, kelenjar ASI masih banyak dan ini bakal memengaruhi kejelasan hasil mamografi untuk deteksi kanker payudara.
BACA JUGA:Cegah Kanker Payudara, Hindari Paparan Paraben dan BPA Yuk!
Beda cerita pada perempuan 35 tahun ke atas, secara anatomi payudara mereka ini sudah tidak padat dan lemaknya yang banyak, sedangkan kelenjar ASI sudah berkurang. "Hasil gambaran mamografi-nya pun akan lebih jelas jika ditemukan kelainan seperti sel kanker misalnya," tambahnya.