UMUMNYA masyarakat akan panik jika tergigit ular, karena diketahui mematikan. Ternyata ada langkah terbaik untuk menangani, saat tergigit ular agar peluang selamat lebih besar.
Isu pentingnya pertolongan pertama saat gigitan ular heboh, karena ada info kalau Pendiri Yayasan Sioux Ular Indonesia, Aji Rachmat Purwanto meninggal dunia. Hingga saat ini, MNC Portal terus mencoba menghubungi pihak terkait.

Ternyata ada gejala dari gigitan ular yang berbisa, perlu anda ketahui. Menurut Hopkins ular itu memiliki jenis racun berbeda dan gejala yang juga mungkin berbeda.
Berikut gejala dari gigitan ular berbisa yang paling umum: keluarnya luka berdarah, pendarahan yang berlebihan dan kesulitan dengan pembekuan darah, tanda taring di kulit dan bengkak di lokasi gigitan, perubahan warna, seperti kemerahan dan memar, kejang, pusing, penglihatan kabur sampai pingsan,dll.
Ketika anda tergigit ular, sebaiknya segera lakukan sambil menunggu bantuan darurat: mulai dari cuci gigitan dengan sabun dan air, jaga agar area yang digigit tetap diam dan lebih rendah dari jantung, tutupi area tersebut dengan kompres dingin yang bersih atau balutan lembab untuk meredakan pembengkakan dan rasa tidak nyaman.
Kemudian, pantau pernapasan dan detak jantung, dan lepas semua cincin, jam tangan, dan pakaian. Jika terjadi pembengkakan, sebaiknya catat waktu gigitan sehingga dapat dilaporkan ke penyedia layanan kesehatan gawat darurat nantinya.