Dalam buku panduan tentang London dan Kereta Api Barat Laut terdapat bab berjudul ‘The Black Country’ tahun 1851 mendeskripsikan bahwa gelap menguasai siang hari, dan malam hari api menyala di semua sisi Black Country.
Padang rumput hijau pun tak lagi menyenangkan, dan hampir tidak diketahui lagi. Air sungai berubah menjadi hitam pekat dan tidak ada ikan yang berenang di dalamnya.

Pohon juga tumbuh kerdil, dan tidak ada burung yang beterbangan, kecuali beberapa pipit berasap. Limbah pabrik juga menyebar hingga bermil-mil jauhnya.
Dalam buku tersebut juga digambarkan mesin uap yang berdebam, serta rantai panjang yang berdentang.
Saat ini, kegiatan industri telah bergeser dari pabrik pembuatan besi ke pabrik yang menggunakan logam, dengan polusi yang tidak terlalu ekstrim. Namun, jejak masa lalu industri tetap tertinggal di lanskap Black Country, dan lahan-lahan terlantar tersebut masih bisa dilihat hingga sekarang.
(Rizka Diputra)