INGGRIS adalah salah satu negara maju dengan perindustrian yang berkembang pesat, bahkan dijadikan kiblat perindustrian oleh negara di sekitarnya. Negara tempat berdirinya Big Ben ini bahkan dijuluki sebagai The Black Country karena perindustriannya.
Inggris mendapat julukan tersebut pada pertengahan abad ke-19, karena asap hitam dari ribuan pabrik dan pengecoran membubung ke angkasa. Selain itu, penempaan besi dan lapisan batubara setinggi 30 kaki menambah parah kondisi udara di sana.
Melansir laman BBC, The Black Country sendiri meliputi tiga kota Metropolitan Borough dari Dudley, Sandwell, Walsall, dan Wolverhampton di West Midlands, berdasarkan Konsorsium Black Country dan Kemitraan Perusahaan Lokal Black Country.
Penduduk sekitar bahkan bisa merasakan batu bara dari udara yang mereka hirup. Bangunan-banggunan di Black Country pun seperti dilapisi oleh residu batu bara, yang membuatnya tampak memiliki fasad hitam.

Elihu Burritt, seorang Konsul Amerika untuk Birmingham tahun 1862, menggambarkan, wilayah The Black Country sebagai daerah ‘hitam di siang hari dan merah di malam hari’.
Sebenarnya, tidak ada batasan pasti mengenai wilayah The Black Country. Beberapa beranggapan bahwa daerah dengan lapisan batu bara yang muncul ke permukaan masuk dalam wilayah The Black Country. Daerah-daerah tersebut West Bromwich, Oldbury, Blackheath, Cradley Heath.
Ada juga Old Hill, Bilson, Dudley, Tipton Wednesbury, sebagian Halesowen, Walsall, dan Smethwick atau Warley.
Selain itu, daerah di luar tambang batubara yang masih berhubungan dengan industri juga masuk ke dalam wilayah The Black Country.