Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KLB Campak Tahun 2018 versus 2023, Mana yang Lebih Parah?

Kevi Laras , Jurnalis-Jum'at, 20 Januari 2023 |18:30 WIB
KLB Campak Tahun 2018 versus 2023, Mana yang Lebih Parah?
KLB Campak, (Foto: Reuters-India Today)
A
A
A

AWAL tahun 2023 Indonesia tengah menghadapi kejadian luar biasa (KLB) penyakit campak. Bukan yang pertama memang, karena sebelumnya sudah pernah juga terjadi di tahun 2018.

Jika dibandingkan antara KLB campak di tahun 2018 dengan tahun 2023 sekarang, manakah yang lebih parah situasinya?.

Menurut Plt Direktur Pengelolaan Imunisasi Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI, dr. Prima Yosephine, merujuk pada angka kasus, situasi saat ini di tahun 2023 dinilai jauh lebih terkendali, tidak separah KLB yang terjadi pada 2018.

"Kasus di 2018 itu lebih besar dibandingkan saat ini. Kami sampaikan kan kasusnya hanya 3 ribuan kasus, kalau dulu (2018) sampai 7 ribuan, jadi lebih besar di lalu," kata dr. Prima saat Konferensi Pers Update Kasus Campak secara online, Jumat (20/1/2023).

Dikutip dari  laman Sehat Negeriku Kemenkes, diketahui kala pencabutan status KLB campak tahun 2018 dilakukan karena tren kasus yang semakin menurun. Tercatat di RSUD Agats saat itu pasien tersisa 12 orang, yang terdiri dari 9 anak yang dirawat inap akibat gizi buruk dan terkena campak sebanyak 3 anak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement