Dokter mengatakan, arteri di leher Joel terputus yang telah memicu tiga pukulan di otak kecil bagian bawahnya tepatnya bagian otak yang bertanggung jawab untuk koordinasi dan gerakan. Joel yang sehat dan fit sebelumnya pun, terkejut mendengar diagnosa dokter.
Namun ia merasa bersyukur karena mendapat penanganan cepat dan tepat, karena perawat di IGD peka akan kondisi yang ia alami.
“Seandainya perawat itu tidak menganggap sakit saya serius dan meninggalkan saya di luar sana untuk menunggu, saya yakin setidaknya saya akan punya cacat permanen dalam hal keseimbangan dan koordinasi,” kata Joel.
Setelah dirawat dua hari di rumah sakit, Joel sudah bisa bisa berjalan dengan kedua kakinya sendiri, tanpa mengalami gejala yang mengkhawatirkan dan telah pulih sepenuhnya.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.