3. Mendorong para orangtua memiliki aturan main Lato Lato agar anak tidak kelelahan fisiknya, terutama bagian tangan dan kaki.
4. Memastikan Lato-lato yang dimainkan anak berbahan aman, dan tak mudah pecah meski dibenturkan berkali-kali. Agar anak-anak terhindar dari serpihan Lato-lato.
5. Mendorong para orangtua juga memastikan tali Lato Lato kuat dan tidak mudah putus. "Ketika talinya putus saat dimainkan akan berpoyensi mengenai benda atau manusia di sekitar anak yang sedang bermain," imbuhnya.
(Vivin Lizetha)