PERMAINAN Lato-lato saat ini tengah hits di tengah masyarakat Indonesia. Khusus bagi anak-anak, Lato-lato mendapatkan sorotan dinilai mampu memberikan dampak negatif.
Melihat fenomena tersebut, Pemerhati Anak, Retno Listyarti menjelaskan bahwa permainan Lato-lato merupakan permainan yang juga populer di masa lalu. Namun, di tengah perkembangan zaman, Lato-lato saat ini baru dikenal kembali.

Dalam perkembangannya, permainan Lato-lato bisa memberikan dampak buruk pada fisik anak. Di mana, saat anak bermain Lato-lato dengan tidak benar, bisa merasakan rasa sakit, akibat terpukul oleh bola Lato-lato.
Meski begitu, ada banyak manfaat yang diberikan permainan lato-lato bagi tumbuh kembang anak. Mulai dari mengajarkan keseimbangan sampai melatih fokus anak.
Untuk itu, Retno memberikan tips bagaimana cara bermain Lato-lato dengan cara yang aman bagi anak-anak. Berikut rekomendasinya untuk Anda.
1. Melakukan pengawasan saat anak bermain Lato-lato, seperti dimainkan ditempat yang tepat, pada usia anak tepat, dan dengan pendampingan orang tua untuk keselamatan anak itu sendiri.
2. Mengimbau agar usia anak bermain Lato-lato dimulai 8 tahun ke atas. " Karena anak usia 8 tahun ke atas telah memiliki kemampuan kognitif untuk menangkap rules (aturan) saat bermain lato-lato, baik dilakukan secara sendiri maupun bersama temannya," jelas Retno.