Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Cara Kerja Obat Oral Covid-19 dari Pfizer!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 09 Januari 2023 |15:25 WIB
Begini Cara Kerja Obat Oral Covid-19 dari Pfizer!
Obat Covid-19 (Foto: San fransisco chronicle)
A
A
A

GUNA memperkuat penanganan Covid-19, obat antiviral oral Pfizer untuk Covid-19 bernama Nirmatrelvir dan Ritonavir akan didistribusikan di beberapa kota besar di Indonesia, mulai Januari 2023.

Obat oral Covid-19 yang sudah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tersebut dapat diakses di sejumlah rumah sakit swasta dan beberapa apotek di wilayah Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Bali, Medan, dan Makassar.

 kena Covid-19

"Terapi ini menggunakan Nirmatrelvir, protease inhibitor baru yang dikembangkan di laboratorium Pfizer yang dirancang untuk memblokir aktivitas protease inhibitor (Mpro) utama SARS-CoV2, enzim yang digandakan virus corona," papar Nora T. Siagian, Presiden Direktur PT Pfizer Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Senin (9/1/2023).

"Terapi ini dapat membantu mengurangi tingkat keparahan atau timbulnya penyakit pada pasien yang tertular Covid-19," tambahnya.

Obat ini, lanjutnya, berperan penting dalam membantu mengurangi rawat inap terkait Covid-19 dan kematian pada pasien dengan tingkat risiko tinggi. Sudah lebih dari 70 negara memberikan izin EUA terhadap obat tersebut.

Bagaimana obat ini bekerja di tubuh?

Jadi, obat oral ini diresepkan lebih awal setelah infeksi diketahui. Dengan pemberian obat ini, diharapkan pasien terhindar dari kondisi kritis yang dapat menyebabkan rawat inap atau kematian.

Nirmatrelvir [PF-07321332], yang berasal dari laboratorium Pfizer, dirancang untuk memblokir aktivitas Mpro, enzim yang digandakan virus corona.

"Pemberian bersama dengan Ritonavir dosis rendah membantu memperlambat metabolisme, atau kerusakan, dan bagi Nirmatrelvir agar tetap aktif dalam tubuh untuk jangka waktu yang lebih lama pada konsentrasi yang lebih tinggi untuk membantu memerangi virus," terang laporan kesehatan ini.

 BACA JUGA:Covid-19 Varian Kraken sedang Menyebar, Ahli Epidemiologi: Jangan Kendor Masker!

Nirmatrelvir dirancang untuk menghambat replikasi virus pada tahap yang dikenal sebagai proteolisis, yang terjadi sebelum replikasi RNA virus. Dalam studi praklinis, Nirmatrelvir tidak menunjukkan bukti interaksi DNA mutagenik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement