STUDI baru melaporkan, bahwa para orang dewasa yang berusia di atas 60 tahun yang berjalan 6.000 hingga 9.000 langkah sehari, memiliki 40 persen hingga 50 persen penurunan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke, dibanding mereka yang berjalan 2.000 langkah per hari.
Penelitian tersebut dipimpin oleh Amanda Paluch, PhD, asisten profesor kinesiologi di School of Public Health and Health Sciences di University of Massachusetts Amherst.

Dalam penelitiannya, Paluch menemukan untuk orang dewasa di atas 60 tahun yang lebih banyak melangkah risiko terkena penyakit kardiovaskular lebih rendah.
"Ada risiko kejadian kardiovaskular atau penyakit yang jauh lebih rendah, saat mereka lebih banyak langkah per hari," jelas Amanda Paluch seperti yang dikutip dari lama healthline.
Lebih lanjut Paluch menjelaskan, bahwa steps for health collaborative pada tahun 2022 menunjukan lebih banyak gerakan, bahkan dibawah ambang batas 10.000 langkah per hari, yang sering dirujuk tapi tidak ilmiah, namun dikaitkan dengan manfaat umur panjang.
Sementara itu, meta-analisis tersebut menggunakan data dari 15 studi yang melibatkan hampir 50.000 orang dari empat benua, menemukan bahwa berjalan 6.000 - 8.000 langkah per hari dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah.
Paluch dan timnya pun menganalisis delapan penelitian yang melibatkan lebih dari 20.000 orang dari Amerika Serikat dan 42 negara lainnya. Mereka mendapatkan hasil yang serupa dalam hal rentang langkah.