Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Olahraga yang Dianjurkan untuk Lansia, Dicoba Yuk!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 02 Januari 2023 |18:50 WIB
7 Olahraga yang Dianjurkan untuk Lansia, Dicoba Yuk!
Lansia jalan kaki (Foto:Istock)
A
A
A

SAAT memasuki usia lanjut, bukan berarti tidak boleh berolahraga. Justru usia lanjut dianjurkan olahraga. Sebab bila kurang gerak justru berisiko menimbulkan masalah kesehatan.

Para lansia yang kurang olahraga akan mengalami masalah kesehatan seperti nyeri sendi dan otot, tekanan darah tinggi, pikun atau demensia, hingga diabetes.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Sport Medicine, Injury & Recovery Center RS Pondok Indah, Bintaro Jaya, dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO menjelaskan kaum lansia disarankan untuk tetap aktif bergerak dan rutin berolahraga setidaknya 150 menit per minggu.

"Minimal 30 menit setiap harinya. Namun harus diperhatikan juga jenis olahraganya. pastinya pilih yang aman dan kalau perlu konsultasikan dulu ke dokter," ujar dr Antonius Andi dalam keterangan resminya.

Lantas apa saja yah opsi olahraga yang bisa dipilih lansia? Berikut ulasannya.

 lansia

1. Berjalan

Aktivitas ini dapat menambah stamina, membakar kalori berlebih, dan

menguatkan jantung. Jarak berjalan tidak perlu terlalu jauh dan durasi pun tidak perlu terlalu lama, yang penting dilakukan secara rutin 30 menit per hari.

2. Bersepeda

Olahraga yang termasuk jenis kardio ini juga mampu menjaga kesehatan jantung. Jangan lupa atur sadel dan stang sepeda sesuai dengan tubuh Anda untuk meminimalisir terjadinya cedera.

3. Berdansa

Melakukan gerakan dansa sambil diiringi musik atau lagu kesenangan tentu menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Tak hanya itu, ternyata

berdansa juga baik untuk menjaga kebugaran dan keseimbangan tubuh.

 BACA JUGA:Kapasitas Penyuntikan Vaksin Covid-19 Turun, Menkes Desak Utamakan Lansia

4. Berenang

Olahraga ini termasuk jenis low impact dengan berbagai manfaat yang dapat dirasakan oleh para lansia. Rutin berenang dapat membantu menguatkan otot

dan sendi, membuat tubuh lebih rileks, meningkatkan kualitas tidur, membantu

mengatasi kondisi radang sendi (osteoarthritis), saraf terjepit, atau low back pain, melancarkan aliran darah, serta baik untuk kesehatan jantung, otak, dan paru-paru.

5. Pilates

Olahraga ini membantu melatih pernapasan, menargetkan pada otot-otot tubuh yang lebih kecil dan lebih dalam. Selain itu, latihan ini juga mendukung persendian dengan menyeimbangkan kekuatan, mobilitas, dan fleksibilitas. Pilates juga mampu membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mengurasi risiko terjadinya osteoporosis pada wanita pasca-menopause serta membantu memperbaiki postur tubuh pada lansia.

6. Yoga

Yoga merupakan jenis olahraga yang bertujuan untuk melatih fokus pikiran dan pernapasan. Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, yoga juga baik untuk kesehatan mental para lansia sehingga dapat mengurangi risiko stres atau bahkan depresi.

7. Tai chi

Sekilas, gerakan tai chi hampir serupa dengan senam biasa, hanya saja memiliki ritme yang lebih lambat. Olahraga ini baik untuk meningkatkan kelenturan, keseimbangan, dan kekuatan tubuh.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement