BRUNEI Darussalam merupakan negara kecil yang rakyatnya sangat sejahtera. Terletak di pantai utara Pulau Kalimantan, Brunei negara beribu kota Bandar Seri Begawan ini punya sederet tempat wisata terbaik.
Negara yang dipimpin Sultan Hassanal Bolkiah dan mayoritas penduduknya Muslim juga cocok dijadikan tujuan wisata religi. Ada beberapa masjid cantik dan megah.
Berikut 5 destinasi wisata menarik di Brunei yang dijuluki Negeri Petro Dollar.
BACA JUGA:5 Destinasi Terbaik di Indonesia untuk Rayakan Natal Bersama Orang Terkasih
1. Billionth Barrel Monument
Billionth Barrel Monument dirikan pada 1991. Monumen ini dibangun untuk memperingati produksi 1 miliar ton minyak di Seria. Itu karena tempat wisata ini dekat Seria Oilfield, merupakan ladang minyak pertama ditemukan.
Seperti diketahui, bahwa Brunei termasuk negara yang memiliki produsen gas alam cair terbesar ke 4 di dunia. Sementara untuk produsen minyak, negara ini merupakan produsen terbesar ke 3 di Asia Tenggara. Setiap 24 jam, Brunei bisa menghasilkan 180 ribu barel minyak.
2. Masjid James ‘Asr Hassanil Bolkiah
Kemudian ada Masjid James ‘Asr Hassanil Bolkiah, menjadi masjid paling besar di Brunei. Tempat ini dibangun untuk memperingati pemerintahan Sultan Bolkiah Hassanil yang ke 25 tahun.
BACA JUGA:5 Destinasi Wisata Petualangan Terbaik di Dunia 2022, Yuk Intip Sederet Keunggulannya
Selain itu menariknya lagi, Masjid James ‘Asr Hassanil Bolkiah memiliki 29 kubah yang terbuat dari emas. Sehingga mendapatkan julukan sebagai masjid Kiarong dari masyarakat lokal.

Sultan Hassanal Bolkiah
3. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien
Selanjutnya Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien, jadi salah satu destinasi wisata religi di Brunei yang wajib Anda kunjungi. Di mana bangunan ini jadi masjid termegah, lho karena memiliki kubah emas dengan tinggi 52 meter dan terdapat menara marmer.
Tak hanya itu saja, masjid ini mempunyai 28 kubah dan dapat bersinar dalam gelap. Kemudian gaya arsitekturnya memadukan antara Mughal dan Malay serta didesain oleh Rudolfo Nolli. Materialnya diimpor dari luar negeri; marbel dari Italia, granit dari Shanghai, Kristal Chandeliers dari Inggris, dan karpet dari Saudi Arabia.
Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien selesai dibangun pada tahun 1958, dan didirikan dengan tujuan peringatan kelahiran Sultan Omar Ali Saifuddien 3. Bangunan ini jadi simbol tali silaturahmi umat muslim, situs sejarah, dan sebuah atraksi terkenal di kalangan para turis