2. Olahraga: Karena ketika otot-otot yang berada di sepanjang bagian depan paha lemah, merujuk pada penelitian, ini artinya orang tersebut punya risiko lebih besar mengalami osteoarthritis lutut yang menyakitkan.
Maka dari itu, rutinlah olahraga contohnya olahraga untuk memperkuat paha depan, Todd P. Stitik, MD, profesor kedokteran fisik dan rehabilitasi di UMDNJ-New Jersey Medical School, merekomendasikan gerakan isometrik dan slide dinding. Caranya, berdiri dengan punggung menghadap dinding, buka kaki selebar bahu. Kemudian bersandar ke dinding, letakkan kaki di depan sejauh jarak yang Anda bisa dan nyaman. Tekuk lutut, letakkan tangan di pinggang, dan geser dengan tulang belakang, pertahankan kontak dengan dinding hingga Anda mencapai posisi duduk. Ingat! Lutut tidak boleh menekuk lebih dari 90 derajat, kemudian perlahan geser kembali ke posisi semula. Ulangi gerakan ini delapan hingga 10 kali.
3. Hindari cedera: Sebisa mungkin hindari mengalami cedera sendiri, karena jika sudah mengalaminya di usia muda, memang bikin kita rentan osteoartritis pada sendi yang sama saat sudah berusia lebih tua. Merujuk pada studi jangka panjang pada 1.321 lulusan Sekolah Kedokteran Johns Hopkins mendapati kalau orang yang mengalami cedera lutut pada masa remaja atau dewasa muda, tiga kali lebih mungkin kena osteoartritis pada lutut tersebut, dibandingkan kelompok orang tidak mengalami cedera. Orang yang mengalami cedera lutut saat dewasa memiliki risiko osteoartritis sendi lima kali lebih besar.
4. Makan makanan yang tepat: Contohnya Asam lemak omega-3, lemak sehat yang mengurangi peradangan sendi. Sumber asam lemak omega-3 yang baik termasuk minyak ikan dan minyak tumbuhan atau kacang tertentu contohnya kenari, kanola, kedelai, biji rami/biji rami, dan zaitun.
Selain itu, asupan vitamin D yang bisa didapat selain dengan sinar matahari juga dengan suplemen vitamin D serta makanan yang dikonsumsi, contohnya ikan berlemak seperti salmon, mackerel, tuna, sarden, susu dan sereal yang diperkaya vitamin D dan telur.
BACA JUGA:5 Tips Untuk Mengurangi Kebiasaan Ngorok, Salah Satunya Stop Minum Miras dan Merokok!
BACA JUGA:Wajib Baca! Ini 5 Manfaat Tertawa di Pagi Hari untuk Kesehatan
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.