Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidak Selalu Bunuh Orang Loh, Begini 12 Ciri-Ciri Pacarmu Ternyata Psikopat

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Kamis, 17 November 2022 |16:36 WIB
Tidak Selalu Bunuh Orang Loh, Begini 12 Ciri-Ciri Pacarmu Ternyata Psikopat
Ilustrasi Pacar Psikopat. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Pandai Merayu atau Membujuk

Untuk mendapatkan apa yang mereka mau, seorang psikopat cukup lihai untuk menyatakannya secara verbal. Mereka biasanya memiliki mulut yang manis. Kamu akan dibuatnya merasa kagum dan terpikat dengan pesona dan kebaikannya, agar tidak mencurigai motif di baliknya. Kamu perlu mewaspadai bila menemui hal ini dalam pasangan.

Melanggar Privasi

Ciri lainnya dari pasangan psikopat adalah tidak segan mencari tahu dan memaksamu untuk memberikan informasi pribadi yang ingin mereka ketahui. Kemudian, memeriksa apa pun yang kamu lakukan dan miliki sehingga kamu merasa serba salah. Padahal, menghargai privasi masing-masing merupakan salah satu kunci hubungan yang sehat.

Tidak Memenuhi Hak Pasangan

Seorang psikopat lebih suka memikirkan dirinya sendiri. Tak hanya itu, mereka kerap kali melanggar hak orang lain. Dalam menjalin hubungan, seorang psikopat ingin dipenuhi haknya tanpa mempertimbangkan hak pasangan dan kewajibannya sebagai pasangan.

Tidak Memiliki Rencana Masa Depan

Perlu diketahui, seorang psikopat biasanya memiliki keinginan untuk menjadi “besar”, seperti terkenal, kaya, dan disanjung-sanjung. Namun, mereka tidak mengetahui cara atau rencana yang tepat untuk mendapatkan tujuan tersebut. Ada keyakinan bahwa kesuksesan akan datang kepada diri sendiri tanpa perlu banyak berusaha.

Menyakiti Binatang

Ciri pasanganmu psikopat bisa dilihat dari perilaku agresifnya yang bisa melukai seseorang, bahkan binatang. Dalam hal ini, mereka cenderung menikmati atau nyaman ketika melihat atau menyakiti binatang dan menyaksikannya kesakitan.

Itulah ciri-ciri pasangan psikopat yang perlu kamu tahu dan waspadai. Gejala psikopat termasuk dalam gangguan kepribadian antisosial, dan pada umumnya mereka tidak merasa bahwa memiliki gangguan tersebut.

Jika kamu merasa pasanganmu memiliki tanda-tanda yang telah dijelaskan, kamu dapat bercerita dengan orang terdekat yang kamu percayai dan berkonsultasi dengan ahlinya seperti psikolog untuk menemukan titik terang.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement