Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stroke dan Jantung Sumbang Kematian Terbesar di Indonesia, Marsekal Muda TNI AU: Masyarakat Terapkan Pola PHBS!

Arif Budianto , Jurnalis-Rabu, 16 November 2022 |23:42 WIB
Stroke dan Jantung Sumbang Kematian Terbesar di Indonesia, Marsekal Muda TNI AU: Masyarakat Terapkan Pola PHBS!
Ilustrasi (Foto: Iowa Clinic)
A
A
A

STROKE dan penyakit jantung masih jadi salah satu momok terbesar terkait masalah kesehatan bagi masyarakat global, termasuk di Indonesia.

Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) penyakit jantung koroner dan stroke masih menduduki peringkat pertama dan kedua penyebab kematian utama di dunia. Sementara di Indonesia sendiri, seperti diungkap Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Muda TNI, Elianto Susetio, penyakit jantung dan stroke juga menduduki peringkat pertama dan menjadi penyebab kematian paling tinggi dan menyedot BPJS Kesehatan hingga Rp10 triliun.

Jumlah angka akibat penyakit jantung secara global mencapai 18,6 juta orang setiap tahunnya. Angka kematian tersebut terus meningkat menjadi 20,5 juta orang pada tahun 2020 dan diperkirakan akan sebanyak 24.2 juta orang akan meninggal karena penyakit jantung pada 2030.

Terkait fakta di atas, Marsekal Elianto Susetio mengajak masyarakat, terutama para prajurit TNI untuk terbiasa bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), mulai dari berhenti merokok, berhenti makan makanan berlemak, berhenti konsumsi alkohol, dan rajin olahraga minimal tiga kali seminggu.

“Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga dapat melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai prajurit TNI secara optimal,” kata Elianto pada webinar “Kenali Risiko Meninggal Mendadak Akibat Serangan Jantung & Stroke” belum lama ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement