Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemain Video Syur Kebaya Merah Berkepribadian Ganda, Apa Sih Penyebabnya?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Jum'at, 11 November 2022 |19:12 WIB
Pemain Video Syur Kebaya Merah Berkepribadian Ganda, Apa Sih Penyebabnya?
Pemain video kebaya merah (Foto: tangkapan layar)
A
A
A

POLISI mengusut kasus video porno kebaya merah yang viral di media sosial (medsos). Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 2 pemeran dalam video itu sebagai saksi, yaitu seorang wanita AH dan pria ACS.

Namun ternyata ditemukan fakta soal AH si pemakai kebaya merah. Ia ternyata pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya.

 pemain kebaya merah

Kabar tersebut dibenarkan Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Farman saat dikonfirmasi. "Iya, benar," kata Farman, Kamis (10/11/2022).

Dalam pendalaman kasus ini, penyidik menemukan kartu kuning yang digunakan tersangka AH untuk berobat pada rumah sakit jiwa di Surabaya.

Penyidik juga menemukan adanya faktur-faktur tanda berobat pada RS Jiwa tersebut.

Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan paksa terhadap AH, polisi menyebut tersangka mengidap masalah kejiwaan berupa kepribadian ganda.

Gangguan kepribadian ganda atau dissociative identity disorder (DID) dianggap sebagai kondisi psikologis yang kompleks. Umumnya, kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk trauma parah selama masa anak-anak.

Perlu adanya konsultasi dan pemeriksaan oleh psikiater untuk mengetahui apakah gangguan psikologis ini menyerang seseorang. Tak hanya itu, para psikiater juga memeriksa gejala yang ada bukan disebabkan obat-obatan terlarang atau penyakit tertentu.

Dikutip dari clevelandclinic gangguan identitas disosiatif atau kini dikenal dengan gangguan kepribadian ganda (DID). Ini adalah kondisi kesehatan mental seseorang memiliki dua atau lebih identitas yang terpisah.

Lalu apa saja penyebab kepribadian ganda?

Dikutip dari Psikologi Unnes, penyebab utama DID adalah peristiwa traumatis di masa kanak-kanak seperti kekerasan, pelecehan, kecelakaan, bencana alam, peperangan, kematian, riwayat penyakit, dan kejadian luar biasa lainnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap pengidap DID di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa menyatakan bahwa 90% dari mereka telah mengalami kekerasan seksual dan penelantaran ketika masih kanak-kanak.

 BACA JUGA:Pemain Video Syur Kebaya Merah Berkepribadian Ganda, Apa Saja Gejalanya?

Bagaimana cara mengatasi gangguan kepribadian ganda?

Beberapa gejala kepribadian ganda terutama yang berkaitan dengan depresi dan kecemasan dapat ditangani dengan bantuan obat antidepresan atau anti kecemasan. Meskipun begitu, psikoterapi dinilai sebagai metode penanganan yang lebih efektif.

Psikoterapi dapat dilakukan secara individu, kelompok, atau terapi keluarga dengan berfokus pada beberapa hal berikut:

-Identifikasi dan pelepasan trauma yang tertahan di dalam tubuh

-Relationship support

-Manajemen faktor pemicu munculnya gejala

-Mengelola perubahan perilaku yang tiba-tiba

-Mindfulness dan self-awareness

-Metode coping untuk mengelola emosi yang rumit

-Secara spesifik, berikut ini adalah beberapa jenis terapi yang bisa dilakukan:

-Cognitive Behavioral Therapy (CBT)

-Dialectical Behavioral Therapy (DBT)

-Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR).

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement