Dalam prosesnya, Chuvilin dan para ilmuwan lainnya berhasil membangun model 3D dari lubang itu setelah mengambil 80 gambar lubang dengan menggunakan drone. Chuvilin menyebut lubang itu memiliki kedalaman hingga 30 m.
"Tiga kali kami nyaris kehilangan (drone), tapi berhasil mendapatkan data untuk model 3D," katanya.

Hingga kini ilmuwan belum mengetahui secara pasti berapa jumlah lubang secara total atau kapan ledakan berikutnya terjadi. Para ilmuwan belum memiliki alat yang baik untuk mendeteksi dan memetakan wilayah emisi gas.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.