Dalam proses pengerjaan koleksi, Lia Afif dibantu oleh 3 pengrajin yang tergabung dalam Dekranasda Probolinggo. Para pengrajin itu diberikan keleluasaan oleh Lia Afif untuk berkreasi, namun bagaimana pun benang merahnya tetap harus saling terhubung.
Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto menerangkan bahwa kolaborasi Dekranasda Probolinggo dengan Lia Afif adalah bentuk dukungan desainer terhadap wastra asli Probolinggo.
"Lewat kolaborasi ini hingga akhirnya tampil di IMFW 2022, Produk UKM kami bisa dikenal secara nasional. Ini juga tentu menjadi pemacu semangat kami untuk terus berkarya," kata Anung.
"Hadirnya batik Probolinggo di IMFW 2022 diharapkan dapat menjadi virus yang baik bagi para pembatik Probolinggo agar potensi mereka dapat meningkat, sekaligus ini ajang bagi kami untuk meningkatkan perekonomian pembatik maupun industri fashion Probolinggo secara umum," tambahnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.