"Banyak perempuan di Sinaloa berangan-angan menikahi gembong narkoba karena mereka mendambakan gaya hidup yang mewah,” terang Isaac Tomas Guevara Martinez, psikolog sosial.
Sayangnya prosedur Ramírez García tidak berjalan seperti yang dia rencanakan. Segera setelah operasi dengan menghabiskan uang USD pada bulan Maret, Ramírez García, yang berusia 26 tahun, mengalami syok septik dan komplikasi.
Berdasarkan keterangan pihak berwenang dan keluarga Paulina, Dr. Amayrani Adilene Rodríguez Pérez melubangi organ internalnya, termasuk paru-paru dan usus, sebanyak enam kali. Tindakan ini menyebabkan syok septik.
Selama tiga minggu dirawat di rumah sakit, Paulina membutuhkan bantuan intubasi. Adapun, foto yang beredara memperlihatkan kulit di bagian perutnya telah membusuk. Dia meninggal dunia pada 9 Maret, 22 hari setelah sedot lemak.
Selama operasi sedot lemak, dokter melubangi organ internalnya enam kali, termasuk paru-paru dan ususnya, menurut pihak berwenang Sinaloan dan anggota keluarganya.
Saat diselidiki ternyata, Paulina tidak menyadari tempat pilihannya bukan klinik resmi. Dokter yang menangani juga bukan ahli bedah plastik, melainkan dokter umum biasa.
Sebagai informasi, gaya buchona menjadi semacam tren kecantikan di Instagram dan TikTok. Perempuan memamerkan tubuh indah mereka, sambil sesekali menceritakan persiapan mereka sebelum dan sesudah operasi. Paman Paulina, José Angel Angulo, mengungkapkan, keponakannya terobsesi memiliki badan seperti yang sering ia lihat di media sosial. “Dulu anak perempuan ingin merayakan pesta ulang tahun ala quinceañera (putri raja), tapi sekarang mereka lebih suka sedot lemak,” tukasnya.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.