"Dan untuk hubungannya dngan vaksin, saya rasa saya tidak punya data untuk menyatakan bahwa itu berhubungan, tapi pada kenyataannya yang mengalami gangguan ini adalah kelompok anak yang belum divaksin," sambungnya
"Tapi apakah itu berhubungan? saya rasa ini perlu secara detil untuk hal yang lain karna kami berkonsen fokus untuk mengatasi rasa sakitnya, menginvestigasi hal itu," jelas dr Eka
Sekadar informasi, untuk jumlah kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak di DKI Jakarta diketahui sebanyak 42 kasus oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Dengan rincian dari total 42 kasus diketahui, sebanyak 29 kasus berjenis kelamin laki-laki, 13 kasus berjenis kelamin perempuan, 37 kasus balita, 25 kasus meninggal, 5 kasus usia anak 5-18 tahun, 7 kasus di rawat inap dan 10 dinyatakan sembuh.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.