Dalam usia menopause, normalnya wanita mempunyai frekuensi haid yang sedikit atau bahkan bisa berhenti secara tiba-tiba. Kondisi ini disertai dengan adanya penurunan kadar estrogen dalam tubuh perempuan.
Maka dari itu, inilah yang membuat setiap perempuan memiliki jumlah sel telur yang berbeda-beda. Saat usia menopause itu, sebenarnya adalah tidak ada lagi sel telur yang hidup
“Jumlah sel telur manusia itu sudah dikasih Tuhan, misalnya perempuan ini waktu dia lahir dapat sel telur 10 ribu. Saat remaja dia cuma seribu, dua ribu, nah setiap dia haid itu dia akan mengeluarkan sel telur dan itu akan keluar terus saat menstruasi. Nah, tergantung orang kalau sel telurnya banyak, akan menstruasi, akan subur terus. Jadi kuasa Tuhan saja sih,” jelas Dr. Erik
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.