ADA-ADA saja tren yang muncul dari peradaban media sosial. Kali ini muncul tren kecantikan yang cukup menghebohkan. Yaitu "face taping," suatu cara yang digunakan untuk memudarkan kerutan dengan menggunakan selotip.
Tren ini cukup mudah dilakukan, dengan menarik bagian kulit yang kendor dan berkerut menggunakan selotip. Kemudian bagian tersebut didiamkan sepanjang malam. Hal ini dilakukan agar bagian yang diselotip tidak "bergerak" saat tidur.

Karena beberapa penelitian menyebutkan kerutan akan menurun jika wajah tidak banyak bergerak saat malam hari. Dengan diselotip wajah akan stabil di posisinya. Anda tidak dapat mengerutkan kening, membentuk ekspresi apapun pada wajah, hingga menghindari lipatan saat tertidur.
Walaupun terkesan berlebihan, namun metode ini ternyata sudah digunakan sejak tahun 1800-an. Hal ini diketahui dari situs refinery29.com, yang dilansir pada hari Selasa, (27/9/2022).
Meski begitu banyak yang meyakini akan manfaat dari tape facing ini, tak sedikit yang berpendapat bahwa kegiatan tersebut sia-sia. DIkutip dari sumber yang sama, seorang ahli kecantikan Dr Ioannis Liakas menyebutkan selotip tidak benar-benar dapat menghentikan kerutan kulit.
Kecuali selotip tersebut digunakan dengan sangat rapat. Namun tentu akan terasa sangat tidak nyaman. Bahkan dr Liakas menyebutkan face taping malah dapat membuat kerutan semakin banyak.