BUKAN hanya pada aspek kesehatan, penyakit infeksi emerging juga berdampak pada beban ekonomi pada suatu negara.
Ya, beban ini muncul karena tingginya biaya penanggulangan. Fakta ini, disampaikan langsung Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Infeksi Nasional, Prof. dr. Sulianti Saroso, Mohammad Syahril dalam International Workshop on Managing Emerging Infectious Diseases among Front-Line Healthcare Workers, acara yang diselenggarakan oleh Pusat Infeksi Nasional, RSPI Prof. dr. Sulianti Saroso dan terlaksana di bawah koordinasi Asia Pacific Economic Cooperation (APEC).
“Penyakit ini dapat menjadi beban ekonomi negara karena tingginya biaya penanggulangan. Oleh karena itu, kemampuan rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam menangani penyakit infeksi emerging perlu ditingkatkan lagi dengan segera,” ujar dr. Syahril.
Dokter Syahril mengungkapkan, saat ini sudah sebanyak 40 penyakit infeksi emerging sudah terdeteksi sejak 1970-an. Terakhir, muncul hepatitis akut yang misterius. Penyakit-penyakit infeksi emerging ini menjadi penyebab kematian terbesar, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah.
(Foto: tangkapan layar)