Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Boo-Kap dan Sejarah Pembuangan Budak dari Indonesia ke Afrika Selatan

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Jum'at, 09 September 2022 |00:02 WIB
Mengenal Boo-Kap dan Sejarah Pembuangan Budak dari Indonesia ke Afrika Selatan
Boo-Kap di Cape Town, Afrika Selatan (Foto: Getty Images/Nigel Pavitt via TripSavvy.com))
A
A
A

Setelah Indonesia merdeka, beberapa dari para budak Indonesia di Cape Town ada yang dibawa pulang. Namun ada juga yang tidak. Bagi yang tidak pulang, mereka menikah dan melahirkan keturunan-keturunan Indonesia lainnya.

Sehingga jika kini ada orang Indonesia yang datang ke Boo-kap akan terasa memiliki kedekatan secara psikologis. Karena masih banyak budaya dan adat Indonesia yang melekat di Boo-kap.

 Ilustrasi

Seperti sejumlah makanan yang ada, contohnya sambal, kari, dan bubur. Tak hanya itu, beberapa kata dalam Bahasa Indonesia juga masih kerap terdengar. Contohnya tramakasie (terima kasih), boeka (buka), kamar mandie (kamar mandi), belajar, berkalahie (berkelahi), dan lain-lain.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement