SEDIKITNYA ada empat aturan yang tak boleh dilanggar oleh gadis atau perempuan Minangkabau. Tentu saja ketentuan ini terkait dengan budaya dan norma adat setempat.
Masyarakat Minang di Sumatera Barat sangat menjaga budaya dan adat istiadatnya. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka menjaga dengan baik norma-norma.
Ada sederet aturan yang dianjurkan tak dilanggar oleh wanita dalam budaya Minang, berikut empat di antaranya.
BACA JUGA: Mengenal Bajapuik, Budaya 'Membeli' Pria dalam Tradisi Perkawinan Adat Minang
1. Aturan Saat Makan
Dalam budaya Minang ada istilah Sumbang Makan. Artinya, jangan makan sambil berdiri, nyampang makan dengan tangan genggamlah nasi dengan ujung jari, bawa ke mulut pelan-pelan dan jangan membuka mulut lebar-lebar.
Ketika makan dengan sendok jangan sampai sendok beradu dengan gigi. Ingat-ingat dalam bertambah.
BACA JUGA: Mengenal Tradisi Sedekah Bumi di Banjarnegara, Ada Tumpeng Raksasa
2. Tata Cara saat Ngoborol
Dalam aturan ini tidak baik berbisik-bisik saat tengah bersama. Jangan menutup hidung di keramaian. Jangan tertawa di atas penderitaan orang lain, apalagi hingga terbahak-bahak.
Jika bercanda, secukupnya saja dan diagak-agak, agar tidak tersinggung orang yang mendengar. Jagalah kepercayaan orang lain, jangan seperti musang yang berbulu ayam.