Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update HIV: Tahun 2022, Ada 1188 Anak Indonesia Positif HIV

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 03 September 2022 |14:20 WIB
Update HIV: Tahun 2022, Ada 1188 Anak Indonesia Positif HIV
HIV pada anak, (Foto: Freepik)
A
A
A

Sementara itu, pada usia lebih kecil, bayi baru lahir misalnya, kasus HIV paling banyak karena faktor dari sang ibu. Dokter Endah menyebut, angka kejadian HIV dari ibu ke anak ini lebih dari 90 persen.

Jadi, bayi baru lahir sudah terinfeksi HIV karena HIV sang ibu yang tidak terkendali. Mirisnya, memang banyak ibu hamil tidak mengakui, bahkan menyangkal bahwa dirinya telah positif HIV. Ini yang kemudian menyebabkan bayi yang dilahirkannya akhirnya juga ikut positif terinfeksi HIV.

"Padahal, kalau ibu hamil yang positif HIV sejak awal kehamilan sudah mengonsumsi ARV secara rutin, jumlah virus di dalam tubuhnya bisa sangat sedikit. Kalau sudah begitu, kecil kemungkinan janin yang ada di kandungannya terinfeksi HIV," ungkap dr Endah.

"Sebab, pada dasarnya HIV itu menular ketika jumlah virus dalam tubuh seseorang sangatlah banyak. Nah, kalau jumlah virusnya sedikit, kecil kemungkinan menularkan ke orang lain. Itu kenapa, penting mengonsumsi obat secara disiplin," pungkasnya.

 BACA JUGA: Banyak Remaja Positif HIV, Akibat Seks Bebas Sesama Jenis!

BACA JUGA: Bukan Bandung! Ini Kota Tertinggi Kasus HIV, Jangan Bungkus Cewek Sembarangan

(Rizky Pradita Ananda)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement