Meski dapat sembuh dengan sendirinya dengan perawatan di rumah, ada hal-hal yang perlu diwaspadai agar demam dan diare tidak menimbulkan komplikasi.
Perlu diketahui, diare dan demam pada anak-anak dapat menyebabkan dehidrasi, yaitu kondisi kekurangan cairan dalam tubuh. Keadaan ini bisa menimbulkan pusing, badan lemas, wajah pucat dan bibir kering, yang jika dibiarkan dapat berujung pada kematian.
Segera bawa anak ke dokter apabila muncul gejala:
- Demam dengan suhu lebih dari 38 derajat Celsius
- Rewel, sering menangis, atau terlihat sangat menderita dengan kondisinya
- Mengalami diare lebih dari tiga hari
- Muntah kehijauan atau kekuningan
- Muntah lebih dari tiga kali
- Anak tidak mau minum atau makan sama sekali
- Tidak buang air kecil selama enam hingga 12 jam
- Buang air besar disertai darah
- Terdapat nyeri perut lebih dari 2 jam
- Terdapat ruam kemerahan di kulit
- Kulit tidak elastis ketika dicubit
- Urine berwarna kuning pekat
Diare pada anak yang terjadi bersamaan dengan demam memang tak melulu menjadi tanda bahaya. Namun, bukan berarti kondisi ini bisa dianggap remeh.
Jangan tunda untuk membawa anak ke dokter, khususnya jika ia mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan.
Bila punya pertanyaan lain seputar kesehatan anak, gunakan fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter untuk konsultasi dengan dokter. Orang tua juga dapat mengecek tumbuh kembang anak lewat Kalender Tumbuh Kembang.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.