Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Popok Bayi Harus Diganti 4 Jam Sekali, Begini Alasannya Loh Bun

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Rabu, 24 Agustus 2022 |14:33 WIB
Popok Bayi Harus Diganti 4 Jam Sekali, Begini Alasannya Loh Bun
Ilustrasi Popok Bayi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KULIT bayi memang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa, oleh karena itu perawatan kulit bayi memang harus lebih teliti. Jika tidak, kulit bayi pun akan menglami ruam dan membuat bayi tidak nyaman.

Ruam biasa terjadi, ketika popok yang mereka gunakan sudah tidak lagi nyaman. Oleh karena itu, dokter spesialis anak dr Citra, SpA, IBCLC, Mkes menyarankan para orang tua mengganti popok bayi mereka setidaknya setiap empat jam sekali demi mencegah munculnya masalah kulit seperti ruam.

"Ibu, orangtua, caregiver mengganti popok anak sebelum menjadi terlalu lembap sehingga menyebabkan ruam pada kulit. Ganti popok minimal setiap empat jam," ujar dia dalam talkshow bertajuk "Kebaikan Produk Organik untuk si Kecil dan Alam" seperti dilansir dari Antara.

Popok Bayi

Citra yang menjadi pengajar di Perhimpunan Dokter Umum dan Bidan Perinatologi (PERINASIA) itu mengatakan kulit bayi 30 persen lebih halus dan lembut dibanding orang dewasa. Perbedaan inilah alasan kulit bayi rentan mengalami masalah kulit seperti diaper dermatitis atau ruam popok.

Mengutip Mayo Clicic, ruam popok termasuk bentuk umum kulit yang teriritasi (dermatitis) dan terlihat seperti bercak kulit meradang di pantat bayi. Kondisi ini selain karena popok basah atau jarang diganti, sensitivitas kulit, dan gesekan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement