Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Jenis Seafood yang Baik untuk Penyakit Jantung

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 16 Agustus 2022 |16:35 WIB
6 Jenis Seafood yang Baik untuk Penyakit Jantung
Ilustrasi Seafood. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

GAYA hidup tidak sehat memang mendatangkan banyak penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung. Meskipun, dalam beberapa kasus genetik keluarga juga memainkan peran besar akan risiko penyakit jantung.

Seseorang yang mengalami sakit jantung, biasanya akan mengalami Nyeri dada dan lengan yang menjalar hingga ke leher, rahang, bahu, sampai punggung. Pusing, mual, dan muntah. Sesak napas.

Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, organ jantung membutuhkan asupan nutrisi yang tepat dan menyehatkan. Sumber protein seperti daging unggas dan susu dapat menjadi pilihan. Lalu, makanan untuk jantung juga bisa berasal dari seafood.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, jika jantung kekurangan nutrisi, maka organ tersebut tidak memiliki perlindungan. Akibatnya, risiko penyakit jantung akan meningkat. Berikut ini beberapa makanan laut yang sehat untuk jantung, seperti dilansir dari KlikDokter.

Kepiting

Bagi Anda penyuka hidangan kepiting, ternyata seafood ini bisa dijadikan makanan untuk jantung yang sehat. Dilansir dari WebMD, asam lemak omega-3 kepiting menyediakan berbagai manfaat untuk kesehatan jantung. Selain menurunkan trigliserida dan risiko pembekuan darah, omega-3 bisa mencegah kondisi detak jantung yang tidak beraturan.

Sakit Jantung

Ikan Salmon, Makerel, dan Tuna

Menurut American Heart Association, mengonsumsi setidaknya 2 porsi (masing-masing 3,5 ons atau 100 gram) ikan salmon, mackerel, atau tuna setiap minggu dapat menyehatkan jantung.

Ikan tersebut juga mampu membantu menyehatkan kondisi pasien penyakit jantung. Tuna, sarden, salmon, dan makerel mengandung omega-3. Kandungan zat tersebut dapat menurunkan kadar trigliserida, mengurangi pembekuan darah, dan menurunkan risiko stroke serta gagal jantung.

Namun, yang harus diperhatikan adalah risiko kandungan zat berbahaya di dalam ikan-ikan tersebut, seperti methylmercury, polychlorinated biphenyls, dan dioxin. Untuk itu, pastikan ikan dalam keadaan segar dan jangan konsumsi berlebihan. Pilih dan beli ikan dari toko yang terjamin kualitasnya.

Udang

Bagi kesehatan jantung, terkadang udang dianggap dapat membawa dampak buruk. Sebab, kandungan kolesterol udang dipercaya cukup tinggi. Namun, melansir Healthline, udang mengandung jumlah lemak yang sangat sedikit dan hampir tidak memiliki lemak jenuh. Lemak jenuh inilah yang berbahaya bagi jantung dan pembuluh darah.

Dalam sebuah penelitian oleh Rockefeller University di Amerika Serikat, beberapa pria dan wanita mengonsumsi 10 ons udang setiap hari selama 3 minggu. Metode ini dikombinasikan juga dengan asupan telur dan diet rendah kolesterol.

Hasilnya, pola makan dengan udang meningkatkan LDL (kolesterol jahat) sebesar 7 persen dibanding pola makan rendah kolesterol. Menariknya, konsumsi udang juga meningkatkan jumlah HDL (kolesterol baik) sebesar 12 persen, dan menurunkan trigliserida sebanyak 13 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa makan udang dapat membawa pengaruh positif bagi kesehatan jantung. Pasalnya, kadar HDL yang rendah dihubungkan dengan peradangan penyakit jantung.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement