HARGA mie instan baru-baru ini dikabarkan berpotensi naik hingga tiga kali lipat, imbas harga gandum yang melonjak akibat perang Rusia-Ukraina.
Sebagai makanan andalan pengganjal lapar, harga semangkuk mie instan sebelumnya memang tergolong murah. Karena itulah banyak orang yang suka makan mie instan. Bahkan tak sedikit orang yang menjadikan mie instan sebagai makanan wajib mereka setiap hari.

Meski begitu, terlalu sering makan mie instan sebenarnya tidak dianjurkan. Pasalnya, ada beberapa bahaya yang mengintai kesehatan Anda jika tidak bijak dalam mengonsumsi mie instan.
Dilansir dari berbagai sumber, mie instan disebut-sebut sebagai makanan tidak sehat lantaran kandungan karbohidrat, lemak, dan garam yang tinggi, tetapi rendah protein, serat, vitamin, dan mineral.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu sering mengonsumsi mie instan berkaitan dengan buruknya kualitas makanan yang dikonsumsi. Hal ini tentu berdampak pada kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh.
Bahkan, sering mengonsumsi mie instan dapat menimbulkan risiko sindrom metabolik, yaitu kondisi yang dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
Mie instan merupakan jenis makanan yang tidak mudah dicerna, sehingga membuat kerja sistem saluran cerna menjadi lebih berat. Bila dikonsumsi terlalu sering atau terlalu banyak, hal ini dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.
BACA JUGA:Harga Mie Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat dalam Waktu Dekat, Anak Kosan Siap-Siap Nih
Selain itu, bumbu yang digunakan di dalam mie instan biasanya memiliki kandungan garam atau natrium yang tinggi. Di dalam satu kemasan mie instan mengandung sekitar 860 mg natrium.